hidup adalah sebuah pilihan, itu yang mereka katakan. aku setuju dengan statment itu.hidup adalah sebuah pilihan antara ya atau tidak, contohnya walaupun kita disodorkan dengan pilihan seperti ini, ada dua buah piring yang satu berisi cake tiramisu yang lezat dan yang satu lagi adalah gourmet wrap yang supr besar, nah pasti kita akan mengeliminasi salah satu dengan pertimbangan dan pertanyaan dalam hati saat mengeliminasi adalah apakah aku menginginkan gourmet wrap atau tidak. tentu jawaban nya antara ya atau tidak...
itu adalah salah satu simulasi dari pilihan hidup. sepintas pilihan seperti tadi terlihat sederhana namun tetap harus memerlukan pertimbangan. dalam menjalani hidup, semua pilihan harus didasari pertimbangan yang nyata, karena setiap pilihan kita adalah sebuah jalan hidup untuk kita. sebaiknya dalam menentukan pilihan kita harus didasari oleh kata hati tidak mengikuti arus..
seperti pilihan yang sedang saya hadapi, sebentar lagi saya harus memutuskan jurusan mana yang akan saya pilih, IPA atau IPS. banyak yang memberi masukan dan tidak sedikit hasutan yang saya terima. dalam hal ini saya tidak sepenuhnya menutup telinga, saya masih menerima saran positif dari semua orang. Pada dasarnya IPA dan IPS sama saja asal kita serius menjalaninya itu kata orang tuaku...
oh please Mom your suggestion make me confuse...
dan teman lama ku bilang. 'mending ke IPA ajah, kan kalo ke IPA kita bisa ngelanjutin kuliah ke mana ajah...
trus kakak kelas aku bilang. udah deh mendin IPS aja biar gax ribet...
huft .... dan sampai sekarang aku masih belum mendapatkan jawaban, dari pilihan ini...
Sabtu, 30 Januari 2010
penentuan pilihan
Diposting oleh ginaapuspita di 20.36
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar